Kisah di Balik Florence Tote: Dari Observasi Kantoran, Jadi Workbag Favorit Ratusan Wanita
By Puspita H.
Kalau lihat Florence Tote sekarang, mungkin kamu berpikir: gampang ya bikin tas kerja yang clean dan stylish.
Tapi perjalanan untuk melahirkan tas ini penuh dengan trial & error.
Semua berawal dari observasi sederhana di Jakarta: banyak wanita pulang kantor bawa dua tas sekaligus, satu buat laptop, satu lagi buat barang pribadi. Praktis? Jelas tidak. Stylish? Jauh dari itu.
Dari situ muncul satu pertanyaan besar: bisakah ada satu tas yang menggabungkan semua fungsi itu tanpa mengorbankan gaya?
Romelle mulai ngobrol dengan banyak teman yang kerja kantoran, bahkan sampai riset kecil di kafe. Jawaban mereka hampir sama: “tas kerja itu harus simple, muat laptop, ada zipper biar aman, tapi jangan bulky.”
Dari insight inilah lahir desain awal Florence Tote.
Clean, timeless, cukup besar untuk laptop 14 inch, tapi tetap ringan. Kami tambahkan bow strap sebagai statement detail: feminin tapi profesional.
Di atas kertas, desain Florence terlihat ideal. Nyatanya, bikin prototype yang sesuai standar jauh lebih sulit dari dugaan.
Vendor pertama gagal bikin bow strap sesuai gambar. Vendor kedua jahitannya kurang rapi. Ada juga yang coba kasih material murah tapi gampang terkelupas.
Romelle sempat bolak-balik revisi sampai frustasi.
Tapi kami nggak mau asal. Tujuannya cuma satu: Florence harus jadi tas kerja yang benar-benar bisa diandalkan setiap hari.
Prototype Florence akhirnya jadi. Kami bawa ke teman-teman terdekat, dan respons mereka bikin lega sekaligus semangat.
“Lucu ya, jarang loh tas lucu tapi ada zippernya.”
“Biasanya kalau muat laptop, tasnya bulky. Ini tetap ringan!”
Komentar-komentar itu jadi validasi: Florence memang mengisi gap yang belum ada di market.
Setelah inner circle jatuh cinta, kami buka pre-order.
Responnya? Di luar ekspektasi. Batch pertama habis cepat, batch selanjutnya ikut sold out.
Hari ini, Florence Tote sudah dipakai 600+ wanita kantoran di seluruh Indonesia. Dari meeting pagi, commute MRT, sampai dinner malam—Florence menemani mereka dengan percaya diri.
Florence Tote bukan cuma produk. Dia adalah simbol perjalanan Romelle: dari observasi kecil, trial & error panjang, sampai akhirnya jadi workbag favorit wanita modern.
Kalau kamu lagi mencari tas kerja wanita terbaik 2025 yang bisa dipakai ke kantor sekaligus hangout, Florence Tote jawabannya.
Desain timeless, muat laptop, ringan dibawa, dan sudah dipercaya ratusan wanita kantoran.
Florence Tote Black
Your perfect work-to-weekend companion. Muat laptop 14”, tetap ringan dipakai seharian.
Free Shipping & Garansi Tepat Waktu
Dapatkan gratis ongkir hingga Rp20.000 ke seluruh Indonesia. Pembelian diatas Rp699.000 mendapatkan full free shipping.
Pesanan dikirim dari Bogor.
- Jabodetabek: 1-2 hari kerja
- Pulau Jawa: 2-4 hari kerja
- Luar Pulau Jawa: 3-7 hari kerja
Description
Florence Tote hadir dengan versi terbaru yang lebih fungsional. Tetap elegan dengan kompartemen lebih lengkap untuk mendukung hari-harimu.
Dirancang untuk perempuan aktif yang ingin tampil rapi dan stylish, Florence Tote memadukan desain khas Romelle dengan ruang penyimpanan ekstra yang membuat segalanya terasa lebih terorganisir.
Product Details
- Kompartemen utama luas dengan penutup resleting
- Padded laptop sleeve — muat laptop hingga 14 inch
- Slot tumbler di bagian dalam
- 3 kantong tambahan di dalam untuk barang kecil
- 1 saku dalam dengan resleting (inner zip pocket)
- 2 kantong samping luar (kanan & kiri)
- Pita di strap bisa dilepas-pasang — tampil clean atau feminin
- Dikirim dengan dustbag dan box eksklusif Romelle
Dimensions
- Ukuran: 40 x 30 x 10 cm
- Berat: ±450 gram
- Muat: laptop 14", botol minum, dompet, charger, makeup pouch, dan dokumen kerja
- Cocok untuk kerja, meeting, atau perjalanan bisnis singkat
Materials & Care
- Terbuat dari vegan leather premium — halus, kuat, dan tahan lama
- Jahitan rapi dan bentuk kokoh yang menjaga siluet tas tetap elegan
- Simpan di dalam dustbag saat tidak digunakan
- Bersihkan dengan kain lembap secara lembut
- Hindari beban berlebih dan paparan sinar matahari langsung terlalu lama
